Ini Dia Tradisi Betawi Yang Harus Dilestarikan!

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan beragam agama, bahasa, adat istiadat, budaya dan juga suku. Salah satu suku yang ada di Indonesia yaitu suku Betawi merupakan suku yang tinggal di DKI Jakarta, Bekasi, Depok dan Tanggerang. Suku betawi sendiri memiliki beberapa tradisi unik yang sepatutnya harus dilestarikan. Penasaran apa saja tradisi suku Betawi? Yuk disimak!


1. Ondel-Ondel
Pasti kamu tidak asing dengan boneka raksasa yang satu ini yaitu Ondel-ondel. Ondel-ondel merupakan ikon DKI Jakarta yang pastinya punya sejarah yang panjang. Ternyata, ondel-ondel sendiri sudah ada sejak abad ke-16. Sejak itu, ondel-ondel dikenal sebagai boneka raksasa yang diarak oleh warga dari kampung untuk mengusir roh jahat dan harus mengikuti proses ritual menyambangi makam yang kramat. Akan tetapi saat ini, ondel-ondel banyak dipakai sebagai sarana warga untuk mengamen dan menjadi tontonan. Padahal, sebelumnya ondel-ondel dianggap sebagai boneka sakral yang tidak boleh digunakan oleh sembarang orang

2. Tanjidor
Pada zaman dahulu, tanjidor sering dimainkan untuk mengiringi atau mengarak pengantin. Tanjidor ini merupakan musik khas Betawi ini sudah ada sejak abad ke-16. Tanjidor juga merupakan peninggalan kuno bangsa Portugis dan Belanda yang harus dilestarikan. Alat musik tanjidorbini biasa dimainkan oleh 7 hingga 10 orang pemain musik. Para pemain tanjidor biasanya memakai pakaian yang seragam. Seragam yang digunakan para pemain tanjidor yaitu berupa pakaian tradisional Betawi seperti sarung yang dikenakan di pundak, peci, dan aksesoris betawi yang lainnya. Akan tetapi sangat disayangkan, kini tanjidor sudah jarang ditemui kecuali pada acara pernikahan atau hajatan masyarakat Betawi yang masih menggunakan adat tradisional

3. Palang Pintu
Tradisi Palang Pintu ini biasanya ada saat acara besanan atau pernikahan. Tradisi palang pintu ini merupakan sebuah kesenian Betawi yang merupakan perpaduan antara silat dan pantun. Pada tradisi palang pintu ini, setiap pengantin pria akan mendapat tantangan dari mempelai wanita untuk diuji kepiawaian bela diri dan juga kepandaiannya dalam mengaji. Istilah palang pintu sendiri dikalangan masyarakat Betawi diartikan sebagai menghalangi orang lain yang akan memasuki daerah tertentu, dimana suatu daerah di Betawi memiliki jawara alias pendekar yang siap menghadang


Itu di deretan tradisi khas budaya Betawi yang patut dilestarikan!